, ,

PT Mamuang dan Warga Desa Pajalele Raih Apresiasi DLH Pasangkayu atas Inovasi Pupuk Kompos

by -251 Views

News Pasangkayu– Upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat kembali ditunjukkan oleh PT Mamuang, anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk. Perusahaan ini mendapat penghargaan dan apresiasi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasangkayu berkat kolaborasinya bersama masyarakat Desa Pajalele, Kecamatan Tikke Raya, dalam mengembangkan pupuk kompos berbahan dasar limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS).

Langkah ini tidak hanya menjadi solusi pengelolaan limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Kolaborasi yang Menghidupkan Kembali Produksi Pupuk Kompos

Di Desa Pajalele, sebuah kelompok masyarakat yang dipimpin Soleh Kahar kini kembali aktif memproduksi pupuk organik. Dengan memanfaatkan kombinasi kotoran ternak dan TKKS, mereka menghasilkan pupuk kompos yang ramah lingkungan dan bermanfaat bagi pertanian.

Program ini lahir dari kerja sama Corporate Social Responsibility (CSR) PT Mamuang bersama Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Letawa. Sebagai wujud dukungan, PT Mamuang menyalurkan sedikitnya 5 ton TKKS untuk memenuhi kebutuhan produksi kelompok tersebut.

Proses penyaluran bahkan turut disaksikan oleh Kabid Penataan dan Pengawasan DLH Pasangkayu, Saiful Amir, yang tengah meneliti efektivitas pemanfaatan TKKS terhadap pengurangan limbah pabrik.

Suara Syukur dan Apresiasi dari Berbagai Pihak

Ketua Kelompok, Soleh Kahar, mengaku sangat terbantu dengan adanya dukungan perusahaan.

“Alhamdulillah, dengan adanya dukungan PT Mamuang, kelompok kami bisa kembali berjalan. Pupuk kompos yang kami produksi sangat bermanfaat bagi petani dan juga membantu mengurangi limbah. Kami berterima kasih atas perhatian perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Saiful Amir dari DLH Pasangkayu menilai program ini sebagai contoh nyata kolaborasi positif antara perusahaan dan masyarakat.

Senada dengan itu, Jonathan, Penyuluh Lingkungan Kecamatan Tikke Raya, menilai langkah ini sebagai terobosan penting.

“Inisiatif ini sangat mendukung edukasi masyarakat dalam mengelola limbah menjadi produk bernilai tambah. Kami berharap keberlanjutan program ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Pasangkayu,” katanya.

CARA MEMBUAT PUPUK KOMPOS DARI KOTORAN HEWAN – IPB Digitani Website

Baca Juga: Gubernur Sulbar Diundang Perpusnas RI Gerakan Mandarras Jadi Inspirasi Nasional

Komitmen Perusahaan untuk Lingkungan Berkelanjutan

Administratur PT Mamuang, M. Satria Abdi Catur Pamungkas, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

“Kami berkomitmen mendukung program ramah lingkungan melalui pemanfaatan limbah sawit agar tidak hanya berhenti di pabrik, tetapi bisa memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten CSR PT Mamuang, Muh Fathurrohman, menekankan bahwa perusahaan tidak hanya berhenti pada pemberian bahan baku.

Dengan adanya sinergi lintas sektor—perusahaan, masyarakat, dan pemerintah daerah—program pupuk kompos Desa Pajalele diharapkan mampu menjadi pionir dalam pemanfaatan limbah sawit. Tidak hanya mengurangi potensi pencemaran lingkungan akibat limbah pabrik, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat desa.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.