, ,

Plt Kepala Dinas Perkebunan Sulbar Pantau Harga TBS dan Proses Pengolahan CPO di Pasangkayu

by -267 Views

Plt Kepala Dinas Perkebunan Sulbar Pantau Penerapan Harga dan Proses Pengolahan TBS Kelapa Sawit di Pasangkayu

News Pasangkayu– Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Muh. Faizal Thamrin, baru-baru ini melakukan pemantauan langsung terhadap penerapan harga dan proses pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit menjadi Crude Palm Oil (CPO) di sejumlah Perusahaan Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten Pasangkayu. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan pengawasan untuk memastikan industri sawit di Sulbar berjalan sesuai regulasi, efisien, dan berkelanjutan.

Pemantauan Langsung di Lima PKS Terkemuka

Dalam kunjungannya, Faizal Thamrin beserta tim menyambangi beberapa PKS terbesar di Pasangkayu, antara lain:

  1. PT. Awana Sawit Lestari

  2. PT. Pasangkayu

  3. PT. Trinity

  4. PT. Suryaraya Lestari II

  5. PT. MAS

Pemantauan ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi kinerja perusahaan perkebunan kelapa sawit, khususnya dalam penerapan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024, yang mengatur standar pengolahan dan harga TBS. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Salim S. Mengga (SDK-JSM), dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Tujuan Pemantauan: Efisiensi, Kualitas, dan Kepatuhan Harga

Faizal Thamrin menegaskan bahwa tujuan utama pemantauan ini adalah untuk memastikan bahwa:

  • Proses produksi berjalan efisien dengan penggunaan teknologi yang optimal.

  • Kualitas CPO memenuhi standar nasional dan internasional.

  • Harga TBS diterapkan secara adil bagi petani dan perusahaan.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses, mulai dari penerimaan TBS hingga pengolahan CPO, berjalan sesuai aturan. Ini penting untuk menjaga kualitas dan daya saing sawit Sulbar di pasar global,” tegas Faizal.

Pasangkayu, Sentra Sawit Sulawesi Barat Kian Bergeliat – Astra Agro Lestari

Baca Juga : Tetangga Diamankan Polisi, Diduga Keroyok Warga Gara-gara Konflik Lahan Sawit

Hasil Pemantauan: Harga TBS Sesuai Standar, Limbah Dimanfaatkan secara Ekonomis

Berdasarkan hasil pemantauan, harga TBS di Pasangkayu berkisar antara Rp 2.740/kg hingga Rp 3.050/kg, yang masih dalam kisaran harga yang telah ditetapkan. Namun, ditemukan adanya pemotongan harga 1-3% di beberapa PKS non-kebun untuk TBS yang tidak memenuhi syarat, seperti:

  • Buah mentah

  • Buah terlalu matang

  • Gagang panjang

  • Buah basah

Sementara itu, di PKS yang terintegrasi dengan kebun, tidak ada pemotongan harga, karena kualitas TBS lebih terkontrol.

Selain itu, tim juga memeriksa pemanfaatan limbah sawit, seperti cangkang dan tandan kosong, yang digunakan sebagai bahan bakar boiler. Faizal mengapresiasi upaya PKS dalam mengelola limbah secara ekonomis dan ramah lingkungan. “Limbah sawit tidak boleh dibuang sembarangan. Pemanfaatan cangkang sebagai bahan bakar dan potensi pengolahan lebih lanjut sangat penting untuk mendukung ekonomi sirkular,” ujarnya.

Pentingnya Pengolahan TBS dalam 24 Jam untuk Jaga Kualitas CPO

Agustina, Plt. Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP), mengingatkan bahwa TBS dari kebun mitra plasma dan swadaya harus diolah maksimal 24 jam setelah panen. Jika lebih dari itu, dapat menurunkan rendemen dan kualitas CPO.

“Keterlambatan pengolahan akan memengaruhi kadar Free Fatty Acid (FFA) dan rendemen, yang pada akhirnya merugikan petani dan perusahaan,” jelas Agustina.

Pemantauan yang dilakukan oleh Dinas Perkebunan Sulbar menunjukkan bahwa industri sawit di Pasangkayu telah berjalan cukup baik, meski masih ada ruang untuk perbaikan, terutama dalam hal penyerapan harga TBS dan pengelolaan limbah.

Ke depan, kolaborasi antara petani, perusahaan, dan pemerintah akan semakin diperkuat untuk menciptakan rantai pasok sawit yang efisien, berkeadilan, dan ramah lingkungan. Dengan demikian, Sulbar dapat menjadi salah satu penghasil CPO berkualitas tinggi yang berkontribusi pada perekonomian nasional.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.